UPI UPBJJ Bengkulu Periode Pertama Tahun 2018 Digelar

“Saya Rektor Universitas Terbuka - atas nama pribadi maupun institusi mengucapkan selamat atas kelulusan Saudara pada jenjang Diploma, Sarjana dan Pascasarjana pada bidang keilmuan masing-masing. Setelah melalui perjalanan yang penuh dengan ikhtiar, ketekunan, konsistensi, dan daya juang tangguh sebagai pembelajar mandiri di Universitas Terbuka, saya yakin kelulusan ini sudah sangat layak Saudara peroleh. Perjuangan Saudara hingga pada titik ini tentu tidak lepas dari dukungan dan doa keluarga tercinta”. Demikian cuplikan sambutan rektor pada Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Unit Program Belajar Jarak Jauh- Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Bengkulu periode pertama tahun 2018 yang berlangsung semarak, 500 mahasiswa diwisuda dan siap untuk mengabdikan diri kepada negara dan bangsa.

Penyerahan Ijazah sekaligus pelepasan lulusan UT yang berasal dari UPBJJ seluruh kabupaten dan kota Bengkulu ini, dilakukan oleh Rektor UT Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., serta Kepala UPBJJ-UT Bengkulu Dr. Yumiati, M.Si, yang disaksikan oleh Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto sebagai perwakilan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Hadir juga Rektor Universitas Bengkulu, Universitas Prof Dr Hazairin SH, Bupati Bengkulu Selatan, Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Penjabat Walikota Bengkulu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi, serta para lulusan UT dari seluruh UPBJJ kabupaten/kota Bengkulu.

UPI yang mengusung tema “Pengembangan Cyber University Menuju Era Revolusi Industri 4.0”, didahului Seminar pada hari Senin, 26 Maret 2018 berlangsung di Aula Raffles City Hotel Bengkulu. Diawali oleh sambutan ketua pelaksana Ibu Dr. Yumiati, M.Si. selaku Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Bengkulu, dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Terbuka yang menyampaikan bahwa telah terjadi perubahan paradigma Perguruan tinggi sebagai knowledge creation and transmission dalam semi-isolation space menjadi re-creation and connecting knowledge pada open space menjadi suatu keniscayaan. Perguruan Tinggi sekarang didorong untuk melakukan efisiensi yang tidak dapat lagi bertumpu pada keberadaan kelas reguler dan pembelajaran konvensional, sehingga diperlukan sistem pembelajaran secara blended, online learning, dan kolaborasi dengan Perguruan Tinggi lain. Hal ini memungkinkan cost effectiveness untuk menghasilkan keluaran yang lebih optimal.

UT telah dipercaya oleh pemerintah untuk mengemban misi memeratakan pendidikan bagi seluruh warga Negara Indonesia di mana pun mereka berada melalui Sistem Pendidikan Jarak Jauh, berkomitmen penuh untuk melaksanakan mandat tersebut. UT terus mengembangkan diri menjadi institusi pendidikan tinggi yang mempunyai nilai bagi berbagai lapisan masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri.

Plt. Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.MA, dalam sambutannya menyatakan Indonesia kini tengah dihadapkan dengan tantangan era revolusi industri 4.0. Tak hanya sektor ekonomi, sosial, dan teknologi, namun sektor pendidikan kini juga mau tak mau harus dapat beradaptasi dengan era ini. Perkembangan pesat teknologi informasi ini akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta pendidikan tinggi. Dalam menjawab tantangannya, Pemerintah tengah menggalakkan gempita cyber university dengan sistem e-learning atau online learning-nya. Beberapa universitas di Indonesia sedang dipersiapkan untuk menerapkan sistem tersebut. Yang sudah sama-sama kita ketahui bahwa Universitas Terbuka (UT) telah mempelopori sistem pembelajaran jarak jauh, sehingga ke depannya UT diharapkan makin mampu menarik minat lulusan SMA di Provinsi Bengkulu.