Rakornas Anggaran 2018 Memodernkan Pengelolaan Keuangan

“Peningkatan Modernisasi Pengelolaan Keuangan sebagai Salah Satu Indikator Kinerja Utama UT” menjadi tema yang diusung Universitas Terbuka (UT) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Anggaran di tahun 2018 ini. Rakornas Anggaran tersebut dibuka langsung oleh Rektor UT pada 26 Februari 2018. Seluruh pejabat UT baik di lingkungan UT pusat maupun di Unit Program Belajar Jarak Jauh UT dari seluruh Indonesia hadir di acara yang bertempat di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) ini. Para peserta Rakornas akan menggodok rencana anggaran mereka selama 5 hari sampai esok Jumat, 2 Maret 2018.

Sambutan Rektor UT di Rakornas Anggaran 2018

Setelah mendengarkan laporan ketua panitia Rakornas Anggaran 2018 Zulkifli, Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyampaikan bahwa UT kini mendapat perhatian yang spesial baik dari pemerintah maupun sesama perguruan tinggi di tanah air. UT harus menggandeng berbagai perguruan tinggi untuk bersama-sama menindaklanjuti amanah Menristekdikti yang mencanangkan program distance learning dan online learning. Oleh karenanya, UT melakukan berbagai penguatan kerja sama baik dengan PTN maupun PTS dalam rangka melaksanakan arahan Menteri tersebut.

Dalam diskusinya dengan Menristekdikti, UT diharapkan menjadi benchmark penyelenggaraan PJJ di tanah air. UT juga diharapkan memantapkan diri menjadi leader sebagai cyber university sehingga memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK). Menristekdikti sangat optimis bahwa UT dapat meningkatkan jumlah mahasiswa sebagai bentuk peningkatan APK.

Rektor UT Membuka Rakornas Anggaran 2018

Dalam rangka mewujudkan harapan Menteri tersebut, UT menyiapkan langkah-langkah dan strategi agar setiap komponen baik di pusat maupun di daerah dapat bersama-sama dan bersinergis bekerja keras mewujudkannya. Rektor mengingatkan para pemimpin untuk membuat kebijakan yang dapat mendukung tercapainya target tersebut.

Ia berharap setiap elemen di UT agar tetap menjaga semangat untuk bekerja keras membangun UT, serta memberikan pelayanan pendidikan tinggi yang berkualitas. “Walaupun UT terjangkau, dengan biaya murah, tetapi tidak murahan” pesannya. Ia menekankan sistem jaminan kualitas UT harus dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan, untuk memastikan mahasiswa memperoleh pendidikan yang berkualitas pula. Setelah secara resmi membuka acara tersebut, ia lantas menyampaikan evaluasi tahun 2017 serta arah kebijakan UT di tahun 2018 ini.