Pendidikan Terbuka Meningkatkan SDM Indonesia

Pada Senin, 14 November 2016 Universitas Terbuka menyelenggarakan kegiatan Temu Wicara dan Seminar Wisuda Periode IV Wilayah 1 tahun 2016 yang bertemakan “Pendidikan Terbuka sebagai Katalis Peningkatan Sumber Daya Manusia Indonesia “. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pimpinan UT dan calon wisudawan. Pada kesempatan tersebut, UT juga menghadirkan pembicara seminar yakni Menteri Ketenagakerjaan RI yang diwakili oleh Dirjen Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker RI Ir. Khairul Anwar, M.M.

Saat sesi temu wicara dengan calon wisudawan, Rektor UT Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D. dalam sambutannya mengaku sangat bahagia jika sudah berada pada kegiatan temu wicara dan wisuda, “ini merupakan bukti bahwa yang kami lakukan ada gunanya dan bermanfaat bagi mahasiswa UT yang akan lulus, terutama bagi bangsa dan negara”,ucapnya. Antusias tinggi diperlihatkan oleh para calon wisudawan yang hadir, tidak sedikit dari sekian para calon wisudawan yang ingin mengajukan pertanyaan kepada Rektor UT secara langsung yang berisi pendapat serta permasalahan yang ada pada saat menempuh studi.

Seminar Wisuda 14 November 2016

Dilanjutkan sesi seminar, pembicara utama banyak memaparkan kondisi sumber daya manusia saat ini. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berdasarkan data BPS memperlihatkan bahwa dari 128 juta angkatan kerja, sekitar 5,2 % atau 7 jutanya merupakan pengangguran. Kemudian, 62 % baik yang bekerja maupun pengangguran dari angkatan kerja tersebut tingkat pendidikan formalnya adalah SMP ke bawah. Dan dari jenjang sarjana dan diploma hanya terdapat 11% dari angkatan kerja. Oleh karena itu dengan adanya UT yang didirikan Pemerintah, dapat memberikan solusi untuk menjangkau masyarakat di pelosok dan dapat memberikan kemudahan akses pendidikan dengan sistem sedemikian rupa yang dimiliki UT. Ir. Khairul juga berharap UT bisa membantu dan memfasilitasi Program Kemenaker RI, yakni Program Pemagangan, Program ini merupakan program yang sudah dijalankan oleh Kemenaker RI beberapa tahun terakhir yang ditujukan kepada para tenaga kerja di Luar Negeri terutama Negara Jepang. “Kalau ini bisa difasilitasi juga dengan program UT, 3 tahun magang bekerja di industri sekaligus mengikuti perkuliahan di UT maka nanti pulang ke Indonesia akan selesai menempuh S1 nya, dan akan berkontribusi sekali bagi peningkatan sumber daya manusianya” ujarnya.

Di akhir kegiatan, para calon wisudawan yang banyak terdiri para tenaga pengajar ini dibekali secara langsung untuk menjadi alumni UT lewat sosialisasi Ikatan Alumni UT (IKA-UT), serta pengenalan beberapa fasilitas sumber belajar seperti SUAKA-UT dan Guru Pintar Online(GPO).