Pendidikan Bukan Memanjakan Tapi Memuliakan

Senin, 3 Oktober 2016, Universitas Terbuka (UT) kembali mengadakan Seminar yang merupakan rangkaian Wisuda Periode III di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC). Seminar Wisuda kali ini merupakan yang pertama kali sejak UT menginjak usia 32 tahun. Setidaknya ratusan calon wisudawan yang esok harinya akan dikukuhkan, hadir dalam acara yang mengusung tema “Memperkokoh Jalinan Tripusat Pendidikan (Keluarga, Sekolah, Masyarakat) dalam Membangun Manusia Indonesia Seutuhnya” tersebut.

Sesuai dengan tema tersebut, maka Prof. Slamet PH, MA., M.Ed., MLHR., Ph.D. yang merupakan seorang Guru Besar dari Univesitas Yogyakarta dipilih untuk memberikan wawasan dan motivasi kepada para calon wisudawan. Dia adalah seorang ahli di bidang kebijakan, manajemen, dan kepemimpinan pendidikan kejuruan. Prof. Slamet menerangkan, pendidikan itu bukan memanjakan tapi memuliakan anak. Ini berarti dalam setiap aspek kehidupan bahkan pada hal yang sepele sekalipun seperti memasak makanan, pendidikan dapat diterapkan. Proses dari sesuatu yang mentah menjadi barang jadi itulah pendidikan. Dia menerangkan bahwa manusia Indonesia seutuhnya mempunyai kualitas dasar yakni daya pikir dan daya hati; serta kualitas instrumental yakni penguasaan teknologi, seni, bahkan olah raga. Prof. Slamet menambahkan tripusat pendidikan adalah perpaduan pendidikan keluarga, masyarakat, dan sekolah; artinya peran mendidik tidak hanya dibebankan pada sekolah saja, namun anak juga mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan dari masyarakat terutama keluarga.

Acara Seminar Wisuda Periode III 2016

Sebelum paparan Prof. Slamet tersebut disampaikan, sesi Temu Wicara antara para petinggi UT dan calon wisudawan diadakan. Acara Temu Wicara ini menjadi ajang bagi mahasiswa UT yang selama ini belum pernah bertemu dengan Rektor dan jajarannya, untuk menyampaikan suka duka mereka selama belajar di UT. Dengan sesi ini, secara langsung petinggi UT dapat mengetahui permasalahan yang dialami mahasiswa sehingga menjadi catatan untuk pengembangan UT ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UT Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D. menginformasikan bahwa mahasiswa UT saat ini meliputi beragam latar belakang dan usia termasuk lulusan SMA/sederajat. Karena sudah menjadi kebiasaanya untuk belajar mandiri ketika menjadi mahasiswa UT, karakter mereka akhirnya terdidik untuk disiplin dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, saat ini UT sedang mengusahakan agar lulusannya dapat menjadi pilihan perusahan-perusahaan besar melalui jalinan kerja sama, selain wira usaha yang menjadi tren mahasiswa UT.

Menjelang selesainya acara, fasilitas-fasilitas digital penunjang pendidikan juga disosialisasikan, diantaranya Sumber Pembelajaran Terbuka (SUAKA-UT) dan Guru Pintar Online (GPO). SUAKA-UT adalah layanan informasi dan bahan pengayaan dari berbagai bidang yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Demikian juga dengan GPO, fitur ini menyajikan bahan-bahan penunjang materi khususnya bagi para guru. Fitur-fitur tersebut memang didesain untuk dapat menunjang pembelajaran jarak jauh yang selama ini lekat dengan UT.

Acara yang berlangsung mulai pagi hingga siang hari tersebut disiarkan secara live streaming melalui saluran youtube. Selain itu secara live report, rangkaian kegiatan seminar tersebut juga diberitakan melalui media sosial facebook.