UT kembali meraih Certificate of Quality dari International Council for Open and Distance Education

Sistem penyelenggaraan pendidikan terbuka dan jarak jauh yang diimplementasikan oleh Universitas Terbuka (UT) telah memenuhi standar pelayanan praktik baik pendidikan terbuka dan jarak jauh Internasional. Sejak tahun 2005, kualitas layanan UT direview secara berkala oleh the International Council for Open and Distance Education (ICDE). Sertifikat tersebut menandakan bahwa UT telah menerapkan praktik baik yang berkualitas dunia. Pada Februari 2016, ICDE kembali melakukan review kualitas, guna memastikan penyelenggaraan pendidikan terbuka dan jarak jauh di Universitas Terbuka setara dengan standar terbaik PTTJJ di dunia internasional.

Quality Review tersebut melibatkan review dokumentasi yang dilanjutkan dengan visitasi ke Kantor Pusat UT di Pondok Cabe dan beberapa UPBJJ-UT dari 9-13 Februari 2016 menghadirkan 2 orang reviewer yang ditunjuk oleh ICDE yaitu: Prof. Gajaraj Dhanarajan dan Dr. Ebba Ossiannilsson. Pada tanggal 1 Juni The ICDE Executive Committee menyetujui pemberian Quality Certificate kepada UT untuk yang ketiga kalinya.

Pada 5 September 2016, UT merayakan Dies ke 32 tahun yang jatuh pada hari minggu 4 September 2016, di Universitas Terbuka Convention Center. Secara seremonial sertifikat kualitas ICDE tersebut diberikan oleh Prof. Belinda Tynan, salah satu Executive Committee, atas nama ICDE. Sertifikat diterima langsung oleh Rektor UT, Prof. Tian Belawati, disaksikan oleh para tamu undangan, wakil pemerintah, Dewan Pengawas, mantan rektor dan pejabat terdahulu, mitra kerja, dan seluruh staf UT bersamaan perayaan Dies.

penghargaan_icde

Dalam sambutannya Prof. Belinda Tynan menyampaikan tentang pentingnya Quality Review oleh ICDE dalam dunia yang semakin global dan online. Juga dijelaskan bahwa Quality Review  dari ICDE ini adalah sebuah layanan anggota ICDE yang dirancang untuk mempromosikan dan mendukung kualitas pendidikan terbuka, jarak, fleksibel dan online. Beliau juga menyampaikan beberapa pujian terhadap UT, diantaranya untuk proses perencanaan, terutama upaya untuk mempertahankan relevansi misinya dalam pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh, untuk pendekatan inklusif dalam perencanaan, untuk perkembangan teknologi dan metode inovatif untuk memberikan produk-produknya. Mengutip hasil review kualitas, beliau menyampaikan bahwa tim peninjau dari ICDE memuji UT untuk proses perencanaannya yang melibatkan konstituen yang luas dalam institusi nya serta untuk pelaksanaan yang efektif dari rencana yang telah dikembangkan. Tim ini juga terkesan dengan upaya UT untuk menjaga agar misi nya tetap relevan namun dapat cepat menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi, termasuk perkembangan teknologi dan berinovasi dalam desain dan pelaksanaan program dan layanannya.

Pada akhir sambutannya Prof. Belinda Tynan memberikan ucapan selamat kepada UT dimana UT memiliki catatan yang luar biasa melayani bangsa selama lebih dari tiga puluh tahun. Pemerintah memainkan peran besar dan penting dalam mengembangkan arah strategis UT dan UT diharapkan dapat merespon dengan baik tuntutan dan strategi pendidikan tinggi bangsa. Indonesia adalah negeri dengan dengan penduduk 250 juta orang, tersebar di 17.000 pulau, dengan bahasa yang kompleks dan keragaman budaya dan berbagai tingkat pembangunan sosial, ekonomi dan manusia. Aspirasi UT untuk merealisasikan ‘Higher Education Open to All' adalah suatu tantangan besar yang memerlukan sumber daya manusia, pembangunan fisik, dan pemanfaatan teknologi. Jika ingin memenuhi aspirasi ambisius ini tanpa mengorbankan kualitas, UT harus memanfaatkan teknologi baru, termasuk penggunaan secara ekstensif pembelajaran online, serta mempertimbangkan alternatif pembelajaran yang memudahkan akses bagi yang ingin meningkatkan kompetensi mereka melalui pendidikan di UT.