Jadwal Wisuda UT Tahun 2014

Jadwal kegiatan wisuda untuk calon wisudawan yang diundang wisuda di UT Pusat.

No. Periode Tanggal
1. I 15 April 2014
2. II Tahap I 06 Mei 2014
3. II Tahap II 3 Juni 2014
4. III 07 Oktober 2014
5. IV tahap I 11 November 2014
6. IV tahap II 02 Desember 2014

Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah, silahkan hubungi UPBJJ-UT tempat anda Registrasi untuk informasi lebih lengkap. Informasi tentang jadwal kegiatan UT lainnya dapat dilihat di Kalender Akademik.

Layanan Tutorial Online di UT

Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi yang menerapkan sistem belajar jarak jauh. Berbagai layanan bantuan belajar disediakan UT untuk mahasiswanya, agar mereka dapat belajar tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Berbagai jenis layanan bantuan belajar meliputi tutorial tatap muka, tutorial on line, tutorial televisi, tutorial radio, penyediaan Latihan Mandiri, web based supplemen, dan berbagai portal pembelajaran.

Tentang layanan bantuan belajar tutorial on line (tuton), menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan global, serta dengan pengadaan sarana dan prasarana belajar yang makin beragam dan memadai, UT perlu mengembangkan dan menyediakan layanan bantuan belajar berbasis internet. Hal ini dianggap penting, karena UT ingin memberikan layanan bantuan belajar yang dapat mencapai seluruh lapisan masyarakat dan daerah secara cepat dan relatif murah. Secara khusus, tuton diselenggarakan untuk (a) mengoptimalkan pemanfaatan jaringan internet dalam memberikan layanan bantuan belajar kepada mahasiswa, (b) memungkinkan proses pembelajaran jarak jauh didesain lebih komunikatif dan interaktif, serta (c) memberi alternatif pilihan bagi mahasiswa yang memiliki akses terhadap jaringan internet untuk memperoleh layanan bantuan belajar secara optimal.

Mahasiswa dapat memanfaatkan layanan tuton UT melalui alamat http://student.ut.ac.id layanan tuton suatu mata kuliah yang dipilih mahasiswa dapat diakses apabila yang bersangkutan telah melakukan registrasi untuk mata kuliah tersebut, serta memang disediakan tuton untuk mata kuliah yang dipilih. Satu hal dasar yang harus diketahui oleh mahasiswa apabila ingin mendapatkan layanan tuton adalah yang bersangkutan harus memiliki alamat e-mail (memiliki username dan password). Kegiatan tuton dilaksanakan 2 minggu setelah penutupan masa registrasi. Selama tuton berlangsung, mahasiswa dapat mengikuti sistem pembelajaran melalui 8 materi inisiasi dan mengerjakan 3 tugas, selain itu mahasiswa dapat melakukan diskusi (tanya jawab) dengan tutor maupun dengan sesama mahasiswa. Tuton yang diikuti mahasiswa akan memberikan kontribusi nilai disamping nilai Ujian Akhir Semester terhadap nilai akhir mata kuliah.

Tips Cara Mempelajari Textbook

(Kristanti Ambar Puspitasari dan Boedhi Oetoyo)

Halo Saudara Mahasiswa,

Banyak mahasiswa yang mengeluhkan bahwa mereka tidak dapat memahami isi bacaan meskipun telah berusaha membaca buku yang diwajibkan. Nah, berikut disampaikan beberapa tips yang dapat digunakan pada saat membaca textbook.

Tahukah Anda perbedaan cara membaca textbook, termasuk modul, dengan cara membaca majalah, koran, ataupun novel? Pada saat membaca majalah ataupun novel kita tidak pernah menggarisbawahi atau mencatat apa yang kita baca, tetapi mengapa kita dapat mengingat ceritanya? Hal ini disebabkan kita menyukai ceritanya. Kita merasa TERTARIK untuk membacanya. Dan, kita hanya perlu mengetahui garis besar ceritanya pada saat membaca Koran, majalah, atau novel.

Namun, mahasiswa diharapkan untuk tidak hanya membaca tetapi juga mengingat materi modul secara detail, walaupun mereka tidak menyukai topiknya ataupun tidak yakin bahwa materi yang dipelajari akan bermanfaat di lingkungan pekerjaan. Jadi, bagaimana caranya kita berhasil mepelajari modul meskipun kita tidak menyukai apa yang kita baca?

Pembaca yang baik berusaha untuk memahami dan mengingat apa yang mereka baca dengan menggunakan strategi belajar tertentu untuk memahami bacaan. Berikut apa yang dilakukan oleh PEMBACA yang BAIK menurut riset.

  1. Menentukan pokok pikiran dari bacaan. Pembaca yang baik dapat membedakan mana pokok pikiran dan mana contoh atau kalimat yang mendukung pokok pikiran. Pembaca yang kurang baik sering menggarisbawahi semua kalimat pada saat membaca dan tidak membedakan mana ide yang penting dan yang kurang penting.
  2. Meringkas bacaan. Pembaca yang baik mencoba untuk meringkas apa yang dibaca. Pembaca yang kurang baik tidak mencoba meringkas apa yang dibaca.
  3. Menarik kesimpulan dari apa yang dibaca. Pembaca yang baik dapat menarik kesimpulan dari apa yang dibaca, misalnya dengan mengajukan pertanyaan: “Apa kaitan konsep-konsep ini dengan konsep-konsep yang sudah saya pelajari di bab sebelumnya?”
  4. Membuat pertanyaan mengenai apa yang dibaca. Pembaca yang baik berusaha berinteraksi aktif dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri. Setelah membaca suatu bab atau Kegiatan Belajar pada modul, kita perlu bertanya pada diri sendiri:
    • Topik apa yang dibahas dalam bab ini?
    • Pokok-pokok pikiran apa yang dibahas dalam bab ini?
    • Apa contoh yang disajikan penulis pada saat membahas suatu topik?

    Misalnya, setelah membaca tentang PENYAJIAN DATA KUALITATIF dan PENYAJIAN DATA KUANTITATIF kita dapat bertanya pada diri sendiri: “Jadi apa yang dimaksud dengan data kualitatif dan data kuantitatif?” Pertanyaan selanjutnya mungkin: “Ada berapa cara untuk menyajikan data kualitatif? Berikan beberapa contoh!“Apa perbedaan atau manfaat masing-masing cara penyajian data tersebut?’ Dst. Bila kita dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, boleh dikatakan kita sudah memahami apa yang telah kita baca.
  5. Memonitor pemahaman kita terhadap bacaan. Pembaca yang baik bukan saja mengetahui sejauh mana mereka telah memahami apa yang dibaca, tetapi juga mengetahui apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya bila mereka tidak memahami suatu bacaan. Misalnya, mereka mencatat bagian dari materi yang belum dipahami dan menanyakan pada tutor atau teman yang lebih tahu, bisa juga membaca buku lain atau mencari sumber lain di Internet. Bila perlu kita dapat mengakses Wikipedia dari internet bila menemukan definisi yang susah dimengerti dari textbook yang kita baca.

Jadi proses belajar membutuhkan KEAKTIFAN kita. Kelima langkah tersebut perlu dilakukan bila kita benar-benar ingin memahami apa yang telah kita pelajari. Namun, konsekuensinya kita harus benar-benar MERENCANAKAN DAN MENYISIHKAN WAKTU UNTUK BELAJAR. Bila kita belajar karena terpaksa tentu kita akan merasa malas untuk melakukan strategi belajar ini. Atau, bila kita belajar secara mendadak menjelang ujian, tentu saja kita tidak akan mempunyai cukup waktu untuk menerapkan strategi belajar seperti ini, apalagi bila mata kuliah yang diambil per semesternya cukup banyak.

Jangan merasa terbebani atau berkecil hati bila pada semester ini Anda belum dapat menerapkannya. Anda masih dapat menerapkan strategi ini pada semester depan dengan merencanakan waktu belajar yang lebih panjang. Jangan memulai belajar bersamaan dengan waktu tutorial. Ambillah 2 minggu break sedudah UAS, kemudian segera rencanakan waktu belajar Anda untuk semester berikutnya dan usahakan untuk melaksanakan rencana belajar Anda secara rutin.

Yang jelas, pepatah asing mengatakan NO PAIN NO GAIN atau pepatah kita sendiri mengatakan BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KE TEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN. Tetapi buah dari belajar adalah keberhasilan.

(Diadaptasi dari Motivation and Learning Strategies for College Success: A Self-Management Approach, oleh Myron H. Dembo, Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates, 2004).

=== SELAMAT BELAJAR ===

Tips Mengelola Waktu Pada Saat Belajar

(Kristanti Ambar Puspitasari)

Halo Saudara mahasiswa,

Banyak mahasiswa yang mengeluhkan tidak dapat berkonsentrasi pada saat mempelajari modul atau tidak memahami materinya meskipun sudah dibaca berulang-ulang. Ada yang merasa tidak ada gunanya belajar karena selalu lupa pada apa yang telah dibaca, sehingga merasa lebih baik belajar pada saat menjelang ujian atau “cramming before the exam.” Apakah Anda juga mengalami hal ini? Tentunya kita akan merasa membuang-buang waktu bukan, padahal sudah berusaha menyediakan waktu untuk belajar meskipun dalam keadaan lelah setelah seharian bekerja atau terburu-buru karena sudah harus mengerjakan tugas rumah di pagi hari sebelum berangkat kerja.

Satu hal yang pasti, bahwa tanpa belajar dan mengerjakan latihan kita tidak akan mungkin menguasai materi mata kuliah yang kita tempuh. Bayangkan diri Anda sedang belajar berenang, tentunya Anda perlu latihan berenang minimal setiap minggu sekali atau dua kali selama satu atau dua jam bukan? Tanpa latihan yang rutin, Anda tidak akan mahir berenang. Untuk mahir bermain gitar atau piano kita juga harus rajin berlatih selama beberapa jam seminggu agar cepat biasa. Dengan rajin berlatih, otak kita terbiasa untuk mengenali gerakan-gerakan berenang yang benar atau mengenali nada-nada yang tepat sehingga secara otomatis kita dapat berenang dengan gerakan yang benar atau memainkan alat musik dengan tingkat kesalahan yang semakin minimal. Begitupun dengan mempelajari materi mata kuliah. Kita harus rajin memabaca materi modul dan berlatih menyelesaikan soal-soal. Untuk itu, mau tidak mau kita harus MENYEDIAKAN WAKTU untuk belajar.

Nah, kita akan mempelajari tips-tips agar kita dapat memanfaatkan waktu belajar secara lebih baik. Berikut yang perlu kita lakukan.

  1. Tentukan waktu belajar rutin. Seperti halnya kebiasaan kita yang lain, belajar tidak akan terlalu kita rasakan sebagai beban bila sudah menjadi kebiasaan yang rutin dilakukan, ditunjang dengan suasana belajar yang nyaman. Anda pasti tahu waktu yang paling nyaman bagi Anda untuk belajar, apakah pagi, siang, sore, atau malam hari. Pastikan waktu tersebut waktu yang paling memungkinkan bagi Anda untuk belajar, artinya tidak akan bertabrakan dengan waktu Anda mengerjakan tugas kantor atau tugas rumah tangga. Bila kita tidak menentukan waktu belajar, selalu ada alasan buat kita menghindar dari kewajiban belajar atau menemukan alasan (excuse) untuk tidak belajar karena hal atau tugas lain yang harus dikerjakan. Bila kita mempunyai jam belajar yang rutin, kita akan lebih mudah mengatur kegiatan kita agar tidak bertabrakan dengan jadwal belajar yang sudah kita tentukan sendiri.
  2. Belajar di tempat yang tenang dan sedapat mungkin bebas dari gangguan. Misalnya, jangan belajar di ruang keluarga, tetapi mungkin di ruang tamu yang lebih sepi bila Anda lebih sering belajar di rumah. Singkirkan atau matikan telepon genggam Anda. Minta keluarga Anda untuk menjawab telepon yang berdering dan menyampaikan pesan bahwa Anda sedang belajar (bila yang menelepon bukan boss Anda).
  3. Jadwalkan target belajar yang pendek, yang dapat diselesaikan dalam waktu 45 menit atau maksimal 1 - 2 jam. Misalnya:
    • 15-20 menit untuk membaca materi matakuliah A modul 3 KB 1 secara sepintas untuk mempelajari garis besar isi materinya sambil menggaris bawahi atau men-stabillo definisi atau konsep atau rumus yang dirasa penting.
    • 15-20 menit selanjutnya digunakan untuk mencatat ulang definisi atau konsep tersebut di buku Anda, sedapat mungkin dengan kalimat Anda sendiri bila Anda tahu mata kuliah ini akan diujikan dalam bentuk uraian. Untuk mata kuliah statistik atau akutansi, misalnya, usahakan memahami cara mengerjakan soal dan menyalinnya di buku Anda.
    • 15-20 menit untuk mengerjakan latihan dan tes formatif.
    • Ulangi membaca materi KB1 bila Anda mengalami kesulitan dalam mengerjakan tes formatif.
    • Lanjutkan ke KB berikutnya.

    Cara di atas hanya contoh. Biasanya poin 1 dan 2 dapat dilakukan sekaligus untuk topik yang pendek. Untuk topik yang panjang dan sulit dimengerti, kita dapat kehilangan arah bila tidak memahami garis besar isi materi yang akan kita pelajari terlebih dahulu. Bila Anda mempunyai waktu yang lebih banyak untuk belajar, Anda dapat mempelajari topik atau mata kuliah lainnya.
  4. Ambil istirahat pendek di antara waktu belajar. Bila Anda bukan orang yang mudah berkonsentrasi, Anda Anda dapat mengambil break, misalnya setiap 30 atau 45 menit. Break atau istirahat selama 2-3 menit dapat mengembalikan kebugaran Anda, misalnya dengan melakukan stretching, membuat teh/kopi, pergi ke kamar mandi, atau mengintip keluarga Anda yang sedang bercengkrama atau tidur.
  5. Tentukan target belajar yang spesifik. Bukan lamanya belajar yang menentukan keberhasilan belajar Anda, tetapi bagaimana cara Anda belajar. Ada banyak strategi belajar. Salah satunya adalah menentukan target belajar yang SPESIFIK. Misalnya, jangan hanya menentukan “hari ini saya akan belajar Pengantar Statistik Sosial Modul 3”, tetapi tentukan bahwa “hari ini saya akan belajar tentang UKURAN PEMUSATAN selama 45 menit dan UKURAN PENYEBARAN selama 45 menit. Menentukan target belajar yang spesifik akan menyiapkan mental kita untuk mempelajari materi tersebut. Dengan adanya target belajar kita akan termotivasi untuk mempelajarinya. Sebagai contoh, bila kita belajar memanah di sebuah papan tanpa adanya gambar “bull’s eye,” tentunya arah panahan kita tidak akan terfokus, di sebelah mana kita akan mengarahkan panah. Tetapi dengan adanya gambar lingkaran-lingkaran tersebut, secara otomatis kita akan berusaha untuk membidik ke arah tengah.

Contoh lainnya, bila kita sedang berlatih bermain gitar, tentunya kita harus memilih satu lagu yang spesifik berulang-ulang agar dapat memainkan nada-nada yang tepat. Latihan kita akan kurang terarah bila kita mencoba-coba memainkan beberapa lagu sekaligus yang dirasa lebih mudah dimainkan. Contoh lain, bila kita memutuskan untuk menonton film bersama teman, tentunya dari rumah kita sudah memikirkan judul film apa atau paling tidak jenis film apa yang akan kita tonton. Bila tidak, akan banyak waktu terbuang untuk memutuskan film apa yang akan kita tonton.

Penentuan waktu belajar (misalnya 45 menit) di sini hanya patokan. Bila dirasa kurang waktu atau berlebih, dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Yang penting, Anda telah berhasil mempelajari materi tersebut.

Nah, silahkan dicoba. Semoga berhasil.

(Diadaptasi dari Motivation and Learning Strategies for College Success: A Self-Management Approach, oleh Myron H. Dembo, Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates, 2004).

=== SELAMAT BELAJAR ===

Tips Sukses Ujian UAS dari Dwi Widyastuti

Dwi Widyastuti mahasiswa UT S1 Ilmu KomunikasiAttn : Seluruh mahasiswa UT, berikut Tips dari Dwi Widyastuti (mahasiswa UT – Program Studi S1 Ilmu Komunikasi), untuk seluruh mahasiswa UT dimanapun berada, jurusan/fakultas apapun, semester berapapun (terutama untuk mahasiswa baru) dan UPBJJ manapun.

Berikut beberapa tips sukses ikut ujian:

  1. Siapkan peralatan alat tulis standar untuk mengerjakan ujian spt : - Pensil 2B - Rautan - Penghapus - Pulpen - dan alat tulis tambahan lain yang mungkin dibutuhkan
  2. Siapkan dokumen untuk syarat ikut ujian (ini penting, karena percuma klo ada alat tulis tapi klo dokumen ini gak dibawa, gak bole ikut ujian juga bo!), yaitu : - KTPU (Kartu Tanda Peserta Ujian) - KTM (Kartu Tanda Mahasiswa)
  3. Tahu tempat / lokasi ujian 1 hari sebelum hari H ujian. Buat temen2 mahasiswa baru, yang baru perdana mo ikut ujian, sebaiknya sudah hunting lokasi tempat ujian 1 hari sebelum hari H. Ini penting untuk menghindari keterlambatan datang saat hari H karena masih harus cari2 lokasi ujian (belum lagi kalo pake nyasar2), coz klo telat dr 20 menit tidak di perbolehkan ikut ujian. Jadi lebih baik sempatkan di hari sabtu untuk ke tempat ujian masing2, terutama untuk yg masih buta alias blm tahu sama sekali tempat/lokasi ujiannnya. Keterlambatan yang berakibat tidak biss ikut ujian dianggap tidak ikut ujian, tidak ada susulan dan diberikan nilai E.
  4. Datang ke tempat ujian minimal 30 menit sebelum ujian dimulai. Ini supaya kamu bisa cari ruang ujian sesuai di KTPU, bisa istirahat dulu, dan masih ada waktu buat belajar ataupun menyiapkan alat2 tulis, misalnya nyerut pensil gtu.. :D (Bayangin klo kamu udah terlambat datang, salah ruang ujian, pensil belum di serut, keringat bercucuran, deg2an, masuk ke ruang yang benar tapi di tolak karena udah lebih dari 20 menit, merana banget khan.. plus lagi ntar nilainya jadi E, komplit bener dah deritanya, jangan sampe ini terjadi sama kalian ya teman.. :P)
  5. Jangan coba2 untuk nyontek ke buku, apalagi ke temen di sebelah mu. Selain ini perbuatan tidak baik / curang, juga akan ada sanksi buat si penyontek, yaitu nilai E. (Malu dunk masa uda gede masih nyontek :P). Dan buat yg mau nyontek ke temen di sebelah, tanya dulu, dia mata kuliahnya sama atau enggak, karena 1 ruangan terdiri dari berbagai macam jurusan dan mata kuliah, jadi jangan sampe nyontek dgn teman yg mata kuliahnya berbeda, hoho.. (sama aja bunuh diri :P). Dan kebanyakan kalian juga gak saling kenal, lebih tengsin lagi klo mo nyontek ke temen di sebelah yg gak kenal :P
  6. Cermat dan teliti mengisi LJU (Lembar Jawaban Ujian). Buat temen2 mahasiswa baru khususnya, perhatikan instruksi dari pengawas ujian sebelum ujian di mulai. Perhatikan dan isi dengan cermat dan teliti kolom2 yg wajib diisi (baik yang ditulis maupun di hitamkan/dibulatin dengan pensil), spt : - Nama - NIM - Nama Mata Kuliah - Kode mata kuliah - Tanggal Lahir - Tanggal Ujian - Tempat Ujian - Kode tempat ujian dan ruang ujian - Tanda tangan ( BUKAN Paraf) dsb karena kelalaian mengisi kolom tsb bisa berakibat data kamu tidak sesuai, sehingga nilainya tidak keluar pada saat pengumuman nilai nanti.
  7. Tanda tangan pada absensi harus sama dengan tanda tangan di LJU ( BUKAN paraf). Nanti saat ujian dimulai, pengawas akan datang ke tempat duduk kalian satu2 untuk tanda tangan di list absen, dan tanda tangan HARUS SAMA dengan di LJU, dan sekali lagi tanda tangan BUKAN paraf ya teman. Perbedaan tanda tangan ini juga bisa berakibat nilai kamu gak keluar pd saat pengumuman nilai nanti.
  8. Berdo'a Ini penting ya teman, karena apapun usaha yg telah kita lakukan, tetap semuanya berjalan sesuai kehendak Tuhan YME. Jadi banyak2 berdo'a supaya ujian kalian di berikan kemudahan dan lancar mengerjakannya.
  9. Belajar sebelum ujian Ini udah harga mati, gak bisa diganggu gugat. Percuma klo smua tips di atas dilaksanakan tapi gak belajar.. ya khan?! Orang pintar pasti belajar dulu sebelum ujian (gak maksud ikut iklan ya, hehe :D) Nah, semoga bermanfaat ya tipsnya. Tengkyuu.. ^_^