Tabitha Sri Hartini

"Pencipta Permainan Donatur"

Bagi seorang guru, merupakan suatu kebahagiaan tersendiri apabila peserta didik dapat memahami dengan jelas mata pelajaran yang diajarkannya. Terlebih lagi pelajaran matematika yang seringkali dianggap pelajaran serius oleh sebagian peserta didik, merupakan suatu tantangan bagi guru untuk membuat pelajaran matematika menjadi pelajaran yang menyenangkan.

Berawal dari rendahnya minat peserta didik terhadap matematika dan kurang aktifnya peserta didik dalam kegiatan pembelajaran di sekolah tempatnya mengajar, Tabitha Sri Hartini, S.Si., M.M., guru SMP Negeri 58 Jakarta dan alumni Program Diploma II Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT), serta alumni Strata Satu (S1) Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UT, telah mengangkat ”Model Pembelajaran Kelompok  Melalui Permainan Donatur untuk Meningkatkan Mutu Matematika pada Operasi Bilangan Pecahan Desimal di SMPN 58 Jakarta”, sebagai karya tulisnya. Pada 2007, hasil karyanya ini telah mengantarkannya menjadi Juara I Lomba Mengajar Versi Alat Peraga Tingkat Provinsi DKI Jakarta, yang  diselenggarakan Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Tabitha Sri Hartini, selama ini operasi hitung bilangan pecahan biasa mudah dikonkritkan dan sudah banyak diulas oleh para pendidik, sedangkan bilangan pecahan desimal belum banyak kreativitas yang ditampilkan oleh pendidik-pendidik lain. Melalui Permainan Donatur (Domino dan Papan Catur), wanita kelahiran Banyumas, 5 Oktober 1956 ini, mencoba memberikan model permainan menjadi salah satu alternatif model pembelajaran matematika yang menyenangkan bagi peserta didik, tanpa meninggalkan keseriusan dan dapat mencapai tujuan. Melalui permainan Donatur, Ibu Guru matematika ini telah menemukan solusi agar peserta didik dapat  belajar matematika dengan nyaman dan menyenangkan.

Disamping memperoleh Juara I Lomba Mengajar Versi Alat Peraga Tingkat Provinsi DKI Jakarta, berbagai prestasi telah banyak diraih wanita aktif ini, antara lain Juara II Uji Kompetensi Matematika Tingkat Kecamatan pada 1999, Juara III Diklat TOT Matematika Tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 2003, Juara IV Lomba/Workshop Inovasi Mengajar Tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 2006, dan  Juara I Diklat Tim Pengembang Kurikulum (Guru Matematika) Tingkat Kotif pada 2009. Sementara itu untuk Guru Berprestasi Tingkat Kodya Jakarta Selatan, ibu dua putra dan satu putri ini, telah meraih Juara VII pada 2005, Juara III pada 2006, dan Juara IV pada 2007. Anak ketiga dari delapan bersaudara keluarga Bapak Suyono dan Ibu Partiyem ini, pada 2009 berhasil pula meraih Juara I Guru Berprestasi Tingkat Kotif, dan Juara Harapan I Guru Berprestasi Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Selain telah menyelesaikan kuliah D-II Pendidikan Matematika FKIP UT pada 1989, dan S1 Matematika FMIPA UT pada 2000,  wanita  yang gemar membaca ini  juga telah menamatkan Program Pasca Sarjana (S2) Ekonomi/Manajemen SDM pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (LPMI) pada 2002, dan saat ini (2009) ia sedang menempuh Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta. Sebagai alumni UT, ia juga aktif tercatat sebagai Pengurus Ikatan Alumni (IKA) UT pada Seksi Pendidikan untuk masa bakti 2006 hingga 2008, dan sebagai Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk masa bakti 2008 hingga 2013. Guru Berprestasi ini  berharap UT kelak dapat meningkatkan kualitas alumninya melalui pelatihan menjadi Tutor untuk membantu percepatan penyelesaian studi mahasiswa UT, dan juga dapat meningkatkan peran serta alumni untuk memberi kontribusi kepada mahasiswa, khususnya para guru melalui tutorial. Selain itu ia berharap UT dapat memperluas kerja sama dengan instansi lain untuk penyediaan tenaga kerja lulusan UT yang berkualitas.


Oleh:  Arryta Canty, S.E. (Humas UT)

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn