Bersejarah Hidup yang Bermanfaat

"Mempunyai sejarah hidup yang bermanfaat", itulah pedoman hidup yang dipegang oleh wisudawan Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen ini. Sukran Jamilan Tanjung, seorang Bupati Tapanuli Sukran JT Wisudawan Pascasarjana, Bupati TaptengTengah yang mempercayakan Universitas Terbuka (UT) sebagai tempat melanjutkan studi untuk gelar Magisternya.

Beliau telah menempuh kuliah di UT selama dua tahun dan yang lebih memuaskan lagi, dalam kurun waktu yang singkat tersebut, beliau dapat meraih Indeks Prestasi Kumulatif memuaskan, yaitu 3,85. Sebuah prestasi yang membanggakan, mengingat betapa tidak mudahnya meraih gelar Magister di UT yang memiliki sistem belajar mandiri melalui Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ).

Sukran Jamilan Tanjung lahir di Sibolga, 4 Maret 1967. Beliau menikah dengan Evelina Maria Sandra dan dikaruniai 3 orang anak. Kesibukan yang luar biasa sebagai seorang bupati tak menyurutkan niatnya untuk menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. Berbekal informasi dari teman, beliau mendaftar ke Program Pascasarjana UT. Bapak penggemar traveling, musik, dan olahraga ini berusaha membagi waktu untuk belajar disela-sela kesibukannya sebagai Bupati Tapanuli Tengah periode 2011-2016. Beliau selalu berusaha untuk meluangkan waktu di hari Sabtu untuk belajar. Sukran merasa program Pascasarjana di UT dengan sistem PTJJ dapat memfasilitasi kebutuhan beliau untuk dapat menempuh pendidikan lebih tinggi tanpa mengganggu pekerjaan dengan jadwal yang penuh.

Beliau berpesan kepada generasi muda Kabupaten Tapanuli Tengah untuk selalu mencari ilmu dan bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi, mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan global di MEA dalam waktu dekat ini.

Share This Post