Program Peningkatan Kualifikasi Guru S1 di Daerah Terdepan, Terluar dan Terpencil

Para nara sumber dan moderator

Pada tanggal 9 Agustus 2010, di ruang sidang dirjen PMPTK dilakukan konferensi pers dengan beberapa media cetak maupun non-cetak dengan nara sumber: Dirjen PMPTK, Baedowi; Rektor UT, Tian Belawati; Direktur SEAMOLEC, Gatot Hari Priyowirjanto serta beberapa Perguruan Tinggi, Pejabat Ditjen PMPTK, Pejabat Ditjen DIKTI serta LPMP Propinsi dengan moderator Kepala PIH Kemendiknas, Muhajir.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, guru sebagai tenaga profesional wajib memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV, kompetensi, dan sertifikat yang sesuai kewenangan mengajar. Data pada Ditjen PMPTK Kementerian Pendidikan Nasional tentang jumlah guru secara nasional pada tahun 2009 menunjukkan terdapat 59% (1.496.721) guru belum memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV. Untuk membantu meningkatkan kualifikasi guru yang bertugas di kawasan perbatasan dan pulau kecil terluar, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada tahun 2010 memprogramkan bantuan biaya peningkatan kualifikasi akademik ke S-1/D-IV bagi guru pada semua jenjang pendidikan.

wartawan yang hadir pada konferensi pers

Sehubungan dengan peningkatan kualifikasi guru SD yang bertugas di kawasan perbatasan dan pulau kecil terluar, Universitas Terbuka (UT) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) dan South East Asian Minister of Education Organization (SEMEO) Regional Open Learning Center (SEAMOLEC) menyelenggarakan Program S1 PGSD untuk Program Peningkatan Kualifikasi Guru Terdepan. Dalam kerjasama tersebut Ditjen PMPTK berperan sebagai institusi yang akan memberi beasiswa kepada para guru yang akan ditingkatkan kualifikasinya, SEAMOLEC berperan sebagai institusi pemelihara/penunjang fasilitas teknologi yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran berupa tutorial multicast, dan UT berperan sebagai institusi penyedia substansi akademik dan operasional.

Wilayah rintisan kerjasama yang termasuk ke dalam kawasan perbatasan dan pulau kecil terluar, adalah

  1. Kabupaten Bengkalis dimana berdasarkan wilayah operasional UT termasuk ke dalam wilayah kerja UPBJJ-UT Pekan Baru,
  2. Kabupaten Natuna masuk ke dalam wilayah kerja UPBJJ-UT Batam,
  3. Kabupaten Entikong masuk ke dalam wilayah kerja UPBJJ-UT Pontianak,
  4. Kabupaten Sangihe atau Kabupaten Tahuna masuk ke dalam wilayah UPBJJ-UT Manado.

Program ini dirancang untuk dapat dilaksanakan mulai masa registrasi 2010.2 dengan jadual operasional 2010.2 sebagai berikut.

  1. Sosialisasi : 15 – 30 Juli 2010
  2. Rekrutmen : 20 Juli – 20 Agustus 2010
  3. Registrasi : 20 Juli – 1 Oktober 2010
  4. Pembelajaran (Tutorial) : 3 Oktober – 28 November 2010
  5. Ujian Akhir Semester : 4-6 Desember 2010

Share this post