Universitas Terbuka
Universitas Terbuka Menjadikan Saya Lebih Tangguh
Kamis, 19 Januari 2012 17:10
Bagi Choirul Huda, belajar sambil bekerja di luar negeri memang menjadi tantangan tersendiri. Selama beberapa tahun sebelumnya, sebagian besar hari-hari pemuda yang bekerja sebagai teknisi ini, hanya disibukkan dengan pekerjaan di pabrik. Namun pada satu tahun belakangan ini, dia juga disibukkan dengan kegiatan belajar. Kehadiran Universitas Terbuka di Korea Selatan (UT Korea) kini mewarnai kesehariannya sebagai TKI.
Keinginan Choirul untuk melanjutkan pendidikan (S-1) memang sudah terpendam sejak lama. Namun pada awal 2011 lalu, baru terwujud melalui Universitas Terbuka. Berbeda dengan Perguruan tinggi yang selama ini dikenalnya. Menurut pria yang sudah merantau di Korea Selatan sejak tahun 2007 ini, sistem pembelajaran di Universitas Terbuka sangat Jauh berbeda. Hampir semuanya dilakukan secara on line. Mulai dari pengumuman, tutorial, pengerjaan tugas maupun diskusi. Sistem belajar di UT memang didesain untuk kita yang tidak mempunyai cukup waktu untuk tatap muka. Cukup fleksibel, tak terkendala wilayah, waktu, maupun batasan usia bagi para mahasiswanya, sangat ideal bagi tenaga kerja di luar negeri. Pada awalnya Choirul ragu dengan sistem belajar di UT. Banyak cibiran yang saya dapat dari teman-temannya sesama TKI. Mengapa susah-susah belajar dengan sistem belajar yang aneh dan melelahkan.
Namun setelah beberapa kali mengikuti, akhirnya pria yang terdaftar sebagai mahasiswa progam studi Manajemen (S-1) ini, terbiasa dengan system belajar di UT. Para tutor cukup banyak memberikan motivasinya, terutama pada saat tutorial tatap muka. Begitu juga dengan diskusi on line yang bisa dilakukan sewaktu-waktu. Bahan ajarnya cukup memadai untuk dia praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Belajar Bisnis, membuat laporan keuangan, mengambil keputusan yang bijak, cara mengatasi masalah yang tepat, membuat perkiraan yang jitu dan masih banyak yang lainnya. Pria kelahiran tahun 1984 ini mengatakan, bahwa dia sangat terbantu dengan bahan ajar tersebut, pengetahuan dan pola pikirnya semakin terasah, sehingga menjadikannya menjadi pribadi yang lebih mandiri dan lebih tangguh.
Kegiatan PMW, Disporseni, Pembinaan Paduan Suara, dan Beasiswa 2012
Selasa, 24 Januari 2012 13:34
Pada tahun 2012, UT mengelola beberapa kegiatan yang didanai oleh Dikti, antara lain:
-
Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan kecakapan dan ketrampilan para mahasiswa UT khususnya sense of business sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial;
- Menumbuh-kembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi;
- Menciptakan unit bisnis baru berbasis IPTEKS;
- Membangun jejaring pelaku bisnis antara wirausaha pemula dengan para pengusaha yang sudah mapan.
Kegiatan ini diperuntukkan bagi 36 mahasiswa Non Pendas (yang belum bekerja), minimal duduk di smt 5 (telah lulus 80 sks (S1), Smt 4\60 sks (Diploma III/IV) dan mempunyai minat dan bakat kewirausahaan (pengalaman berwirausaha).
Bagi mahasiswa (individu maupun kelompok/3 – 5 mahasiswa) yang memenuhi persyaratan akan diberi diklat, pemagangan/pendampingan, dan penyediaan modal kerja maksimum sebesar Rp 8.000.000,- per orang atau 24-40 jt per kelompok.
Mahasiswa yang berminat dan memenuhi persyaratan sebagai calon peserta PMW dapat menghubungi Koordinator BBLBA di UPBJJ-UT masing-masing dan mengirimkan proposal Perencanaan Bisnis paling lambat 16 Maret 2012 diterima di kantor PR III.
-
Kegiatan Disporseni dan Pembinaan Paduan Suara.
Tujuan kegiatan Disporseni yaitu untuk: 1) mengembangkan kompetensi mahasiswa di bidang diskusi ilmiah, cabang-cabang olahraga, seni, 2) memotivasi mahasiswa untuk berprestasi secara sehat, dan 3) meningkatkan jaringan kerjasama diantara para mahasiswa. Mengingat ketersebaran mahasiswa UT, dibutuhkan pengaturan kegiatan Disporseni secara bertahap. Kegiatan Disporseni tahun 2012 akan dilaksanakan di UPBJJ-UT Wilayah Barat (diikuti oleh 10 UPBJJ-UT di Wilayah Sumatera) dengan tuan rumah UPBJJ-UT Bandar Lampung. Pelaksanaan Disporseni diharapkan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Dies Natalis UT.
Kegiatan Pembinaan Paduan Sura Mahasiswa bertujuan untuk menumbuhkan, mengembangkan, dan membina rasa estetika musikal, kreativitas dan sensitivitas musikal, beretika, bersosialisasi, dan berkedisiplinan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok paduan suara mahasiswa. Kegiatan Pembinaan Paduan Mahasiswa tahun 2012 diperuntukkan bagi 5 UPBJJ-UT yang akan dilakukan seleksi untuk seluruh UPBJJ-UT.
Adapun proposal Pembinaan Paduan Suara Mahasiswa dikirimkan oleh UPBJJ-UT ke kantor PR III paling lambat 31 Mei 2012.
-
Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) tahun 2012 untuk 1.300 mahasiswa program Non Pendas. Mahasiswa calon penerima beasiswa yang memenuhi persyaratan akan diseleksi berdasarkan skala prioritas dan harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor Cq. Dekan Fakultas masing-masing paling lambat 15 Maret 2012 (Cap POS), dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
- Bagi mahasiswa program S1/Diploma IV, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII;
- Bagi mahasiswa program Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI;
- Bagi mahasiswa program Diploma II (DII Perpustakaan) , paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester III;
- IPK mahasiswa calon peserta beasiswa PPA minimal 3,00 dan IPK mahasiswa calon peserta beasiswa BBM minimal 2,50.
- Fotokopi Kartu Mahasiswa (KM) dan alamat lengkap dan nomor telepon/HP yang masih valid;
- Bukti registrasi periode 2011.1 dan 2011.2;
- Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa (khusus BBM);
- Melampirkan surat keterangan penghasilan orang tua/wali pemohon yang disahkan oleh yang berwenang (bagi pemohon yang masih dalam tanggungan orang tua);
- Melampirkan surat keterangan penghasilan suami/istri (bagi yang sudah berkeluarga) yang disahkan oleh yang berwenang;
- Melampirkan surat keterangan penghasilan (bagi mahasiswa yang sudah bekerja) yang disahkan oleh yang berwenang;
- Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain di atas kertas bermaterai;
- Melampirkan Fotokopi Kartu Keluarga (KK);
- Fotokopi rekening listrik (3 bulan terakhir) dan bukti pembayaran PBB;
- Fotokopi rekening BRI atas nama mahasiswa calon penerima beasiswa dan harus valid sampai pencairan beasiswa (Rekening yang tidak valid/tutup di nyatakan batal sebagai penerima beasiswa).
- Mengajukan permohonan tertulis untuk mendapatkan beasiswa kepada Rektor Cq. Dekan Fakultas masing-masing
Untuk informasi lebih lanjut tentang program beasiswa PPA dan BBM di atas, mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat menghubungi PD III fakultas masing-masing sebagai berikut:
- PD III FKIP, Telp. 021. 7490941 pesawat 2004
- PD III FMIPA, Telp. 021. 7490941 pesawat 1804
- PD III FEKON, Telp. 021.7490941 pesawat 2104
- PD III FISIP, Telp. 021.7490941 pesawat 1904.
2.934 lulusan UT dari 20 Kab/Kota di Jawa Barat
Rabu, 01 Februari 2012 00:00

Unit Program Belajar Jarak Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Bandung kembali melepas lulusan melalui kegiatan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) yang dilaksanakan dua kali (tahap) yakni tahap ke-1 : tgl. 31 Januari 2012 dan tahap ke-2 : tgl. 2 Februari 20112.
Selanjutnya: 2.934 lulusan UT dari 20 Kab/Kota di Jawa Barat
Pendidikan di UT Menantang
Jumat, 30 Desember 2011 14:24
Bermodalkan moto pantang menyerah membuat Rama Imam Santoso, pemuda kelahiran 1986 yang juga lulusan FEKON program studi Studi Pembangunan UT ini memantapkan kuliah di UT lima tahun yang lalu.
Dengan kesibukkannya sebagai karyawan bagian Finance Accounting suatu perusahaan swasta ini yang juga penggemar sepakbola memilih UT sebagai tempat untuk menuntaskan pendidikan tingginya dengan begitu ia dapat bekerja dan juga kuliah. Selama belajar di UT, ia merasakan adanya kendala tentang bimbingan serta kurangnya informasi yang didapat, ternyata setelah ia banyak belajar mengharuskan banyak belajar mandiri serta aktif mencari informasi.
Pemilik warna favorit merah itu memaparkan jika belajar di UT sungguh menantang karena mahasiswa melakukan belajar mandiri dan harus pandai mengatur waktu.
Walaupun mutu pendidikan serta pelayanan mahasiswa UT menurut pemilik penghargaan karyawan terbaik 2009 dan 2010 ini kurang baik tapi baginya mutu bahan ajar UT sudah cukup baik sehingga sangat membantu mahasiswa belajar mandiri. Pria lajang berkacamata minus yang menceritakan pertama kali mendapat info tentang UT dari salah seorang temannya ini menyebutkan jika dengan menyelesaikan pendidikan tinggi dapat membantunya dalam meniti jenjang karier di tempat ia bekerja.
Banyak Pengalaman Belajar di UT
Senin, 05 Desember 2011 09:59
Diwisuda pada akhir Mei lalu merupakan hadiah ulang tahun terindah bagi mojang Bogor kelahiran 26 tahun silam bernama Wini Widiyani lulusan S1 PGSD FKIP UT. Dengan senyum mengembang, Wini mengungkapkan kegembiraannya karena telah menyelesaikan kuliah di UT hanya dalam jangka waktu lima semester dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,28. Sebelumnya ia telah menuntaskan program DII PGSD dan didorong oleh semangat belajar serta keinginan untuk menambah ilmu yang nanti akan dibagikan kepada anak didiknya, wanita berparas ayu ini tanpa ragu melanjutkan ke program S1 PGSD UT.
Penyuka warna ungu dan pemilik hobi jalan-jalan ini menuturkan jika selama belajar di UT kendala yang ia alami adalah kurangnya tutorial namun dalam hal mutu bahan ajar serta pelayanan mahasiswa UT menurut guru SDN Argaputra 01 Bogor ini sudah cukup puas.
Pemilik semboyan Live Must Go on itu menceritakan pertama kali mendapat informasi mengenai UT melalui salah seorang temannya. “Saya mendapatkan banyak pengalaman selama belajar di UT yang dapat diterapkan dalam pekerjaan saya sebagai guru SD,” pungkas wanita berzodiak Taurus ini.
Artikel Lain...
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»