Jangan Batasi Tulisan Anda

Sebanyak 50 dosen di lingkungan Universitas Terbuka (UT), mulai Rabu (11/1), mengikuti kegiatan Workhsop Penulisan Artikel Komunika Angkatan III. Kegiatan yang difasilitasi oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) UT ini, akan berlangsung selama dua hari. Selain mendatangkan narasumber dari lingkungan internal UT, workshop yang diselenggarakan di Gedung Wisma 1 Lantai II UT ini, juga menghadirkan narasumber dari para petinggi redaksi majalah Tempo. Untuk kegiatan ini, produk yang diharapkan, yaitu sebanyak lima puluh artikel ilmiah populer.

workshop-penulisan-artikel-komunika-jan2012

Jumlah artikel sebanyak itu, akan didistribusikan dalam majalah Komunika di dua edisi, yaitu bulan Februari dan Maret. Rubrik yang akan diisi oleh peserta workshop adalah rubrik tutorial, UTPedia, Komunikasiana, Kiat, dan UT Inside. Dalam paparannya, Redaktur Utama Majalah Tempo, Malela menyatakan bahwa, kemampuan menulis merupakan penggilan jiwa. Untuk itu, tiap peserta workshop ini pun akan memiliki perbedaan ‘rasa’ dalam hal penulisan. Perbedan ini tentunya tidak perlu menjadi sebuah kendala, sebab perlu penanganan khusus untuk meningkatkan ‘sense’ atas rasa tadi.

Selain itu, Meiky Sofyansyah – Manajer Pemasaran Majalah Tempo yang juga redaktur senior pada majala Tempo - menegaskan bahwa, proses menulis memang perlu waktu. Namun yang penting adalah keterampilan dalam menemukan tema atau gagasan tulisan. “Silakan mengendapkan pikiran Anda, dan temukan gagasan itu dalam lintas pikiran Anda. Dan jangan batasi tulisan Anda”, ujarnya di hadapan peserta workshop yang dibuka oleh Ketua LPPM UT, Agus Joko Purwanto ini. Narasumber lain yang juga hadir adalah Pembantu Rektor I UT, Yuni Tri Hewindati. Dalam paparannya di sesi hari pertama siang itu, disampaikan materi tentang perlunya mengembangkan bahan tulisan berupa artikel dalam rubrik tutorial. Menurutnya, artikel dalam majalah Komunika menjadi sangat penting karena media ini diharapkan menjadi bahan bantuan yang dibutuhkan oleh mahasiswa dalam proses belajarnya. Oleh karena itu, kita pun pasti dan harus menyesuaikan karakteristiknya. (hasca)

Share this post



Tags: komunika  workshop  majalah  dosen