CONTOH APLIKASI INOVASI PENDIDIKAN

Perkembangan inovasi pendidikan pada tingkat pendidikan dasar khususnya sekolah dasar sudah banyak dilakukan oleh para guru. Misalnya pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran terpadu; penulisan tujuan pembelajaran dengan perumusan yang benar yaitu mengandung unsur Audience, Behavior, Condition, dan Degree; pendekatan pembelajaran melalui cara belajar siswa aktif dan lain-lain seperti contoh di bawah ini.

Unversitas Terbuka menyelenggarakan Program Penyetaraan DII Guru SD yang bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi guru kelas dan guru Penjaskes. Untuk membantu pencapaian tujuan tersebut, dilakukan melalui program pendidikan jarak jauh dengan bahan belajar utama yaitu bahan cetak (modul) ditunjang dengan program kaset audio, radio, dan televisi. Mahasiswa dapat belajar tanpa meninggalkan tugas, dan mahasiswa dapat berinteraksi dengan pengajar melalui media interaktif.

 Hingga saat ini para guru SD membuat perencanaan pengajaran (desain pembelajaran) masih menggunakan model Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI). Sedangkan pada saat ini dengan masuknya, teknologi pembelajaran Quantum Teaching, dapat digunakan perencanaan pengajaran yang dikenal dengan istilah TANDUR. Di bawah ini adalah tinjauan sekitar dan maknanya. Untuk lebih jelasnya Anda dapat membacanya secara lengkap dalam buku Quantum Teaching yang ditulis oleh Bobbi DePorter, Mark Reardon dan Sarah Singer-Nourie.

T    :  Tumbuhkan

        Tumbuhkan minat dengan memuaskan "Apakah Manfaatnya Begitu" (AMBAK), dan   manfaatkan kehidupan pelajar.

A.  :  Alami

        Ciptakan atau datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua pelajar.

N   :  Namai

        Sediakan kata kunci, konsep, model, rumus, strategi, sebuah masukan.

D.  :  Demonstrasikan

        Sediakan kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan bahwa mereka tahu.

U   :  Ulangi

        Tunjukkan pelajar cara-cara mengulang materi dan menegaskan, "Aku tahu bahwa aku memang tahu ini".

R    :   Rayakan

        Pengakuan untuk penyelesaian, partisipasi dan pemerolehan keterampilan dan ilmu pengetahuan.

Di dalam metode belajar terdapat inovasi yang dikenal dengan Accelerated Learning, yaitu belajar dengan menggunakan relaksasi dan perasaan atau emosi yang positif. Ada tujuh langkah dalam metode belajar ini yaitu:

  1. rileks;

  2. membaca sekilas;

  3. penyerapan awal;

  4. memproses informasi;

  5. menanam ingatan dengan perasaan (emosi);

  6. menggunakan informasi; dan

  7. pengulangan terus menerus.

(Untuk hal ini Anda lihat tulisan Sandi Mac Gregor yang berjudul Piece of Mind, mengaktifkan kekuatan pikiran bawah sadar untuk mencapai tujuan). Metode ini akan menyempurnakan cara belajar siswa aktif yang telah dikenal selama ini.

Inovasi dalam bidang pendidikan yang juga berhubungan dengan masalah reinkarnasi, adalah penggunaan alat hitung swimpoa bagi siswa usia 7-12 tahun di bidang Aritmatika dan telah mengenal bilangan 1-100. Alat ini digunakan untuk membantu keterampilan kogntif siswa dalam menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.  Selain itu dengan adanya jasa telekomuikasi (Warnet), guru-guru dapat mengakses materi-materi pelajaran aktual melalui internet.

Beberapa inovasi di atas menunjukkan suatu perkembangan yang terus-menerus seiring dengan perkembangan teknologi. Jadi, beberapa inovasi tersebut, bagi orang lain dapat merupakan sesuatu yang baru atau sebaliknya, sebab orang tersebut telah mengadopsinya sejak lama. Selanjutnya untuk memahami tentang inovasi pendidikan secara mendalam Anda dapat mengikutinya pada modul-modul berikutnya.