The Constant Comparative Method (CCM)

 

Metode ini digunakan dalam konteks penelitian yang memiliki beberapa sumber data (multi-data sources). Metode ini hampir sama dengan metode modified analytic induction, tetapi ada beberapa perbedaan.

Untuk mendapatkan gambaran, simak langkah-langkah yang terdapat dalam metode The Constant Conparative Method berikut ini (Glaser, 1978)

  1. Peneliti mulai mengumpulkan data.

  2. Mengidentifikasi isyu-isyu utama, kejadian terpenting dalam data yang dikumpulkan, dan merubahnya menjadi kategori-kategori yang menggambarkan fokus penelitian.

  3. Peneliti mengumpulkan data lagi, yang makin memperjelas fokus, dengan berusaha mengidentifikasikan ragam dimensi (penjelasan) dari setiap kategori.

  4. Menulis ulang kategori-kategori yang dikaji dengan memper­timbangkan berbagai temuan bane dalam data, sementara sambil terus mengumpulkan data.

  5. Menganalisis data dan mulai membangun suatu model tentang proses dan hubungan sosial.

  6. Membuat model atau teori berdasarkan data yang telah dianalisis.

 

Jika tidak terlalu nampak berbeda, perlu ditegaskan bahwa beda antara metode di atas terletak pada proses pengumpulan data dan proses pembentukan teori/modelnya. Pada MAI, proses pengumpulan data dan konstruksi teori berlangsung "straight for­d" (satu kali putaran). Sedangkan pada CCM, proses ini angsung berkali-kali ("pulsating"):

 

Data I   a   revisi I   a   data II   a   revisi II    a   dst.   a    teori/model.

 

Di samping itu, di dalam MAI, draft teori sudah dibuat di awal proses, baru kemudian diperbaiki sesuai dengan temuan di lapangan. Sedangkan di dalam CCM, peneliti langgsung memulainya dengan pengumpulan data, tanpa didahului pembuatan draft.

 

{kembali}