KLASIFIKASI METODE PENYULUHAN PERTANIAN

 

Dalam topik klasifikasi metode penyuluhan dijelaskan  mengenai penggolongan jenis metode penyuluhan pertanian berdasarkan kriteria tertentu.  Penggolongan ini akan mempermudah seseorang dalam mempelajari dan membandingkan jenis-jenis metode penyuluhan pertanian, serta dapat dijadikan acuan untuk memilih metode yang dirasa tepat dalam melakukan kegiatan penyuluhan.  Adapun sub topik dalam materi ini adalah:

1.      Pengertian Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian

2.      Tujuan Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian

3.      Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian

 

Pengertian Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian

 

Metode Penyuluhan Pertanian dapat diartikan sebagai suatu cara penyampaian materi penyuluhan pertanian melalui media komunikasi oleh penyuluh pertanian kepada petani dan anggota keluarganya agar bisa dan membiasakan diri menggunakan teknologi baru.

 

Klasifikasi artinya penyusunan bersistem dalam kelompok atau golongan menurut kaidah atau standar yang ditetapkan.  Mengklasifikasikan artinya menggolong-golongkan menurut jenis atau menyusun ke dalam suatu golongan.

 

Dengan demikian klasifikasi metode penyuluhan pertanian merupakan penggolongan atau pengelompokkan metode penyampaian materi penyuluhan pertanian sesuai dengan karakteristik tertentu.

 

Tujuan Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian

 

Klasifikasi metode penyuluhan pertanian ditujukan untuk:

-   mempermudah dalam mempelajari metode penyuluhan pertanian

-   membandingkan antar metode yang satu dengan yang lainnya

-  mempermudah dalam memilih metode yang cocok untuk digunakan dalam suatu kegiatan penyuluhan

 

Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian

 

Secara umum metode penyuluhan pertanian diklasifikasikan menjadi tiga golongan, yaitu:

1.      Klasifikasi berdasarkan teknik komunikasi

2.      Klasifikasi berdasarkan jumlah sasaran

3.      Klasifikasi berdasarkan indera penerima

 

Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian Berdasarkan Teknik Komunikasi

Berdasarkan teknik komunikasi, metode penyuluhan dibedakan antara metode yang langsung (direct communication) dan tidak langsung (indirect communication).

- Metode penyuluhan langsung adalah metode penyuluhan di mana dalam memberikan penyuluhan, penyuluh berhadapan langsung dengan sasarannya.  Jenis-jenis metode ini misalnya pertemuan, kunjungan, widyawisata, kursus tani, demonstrasi.

-  Metode penyuluhan tidak langsung digunakan oleh penyuluh pertanian yang tidak langsung berhadapan dengan sasaran, tetapi melalui perantara.  Contohnya adalah penyuluhan melalui media cetak (brosur, surat kabar, majalah), melalui media elektronik (radio, televisi), pertunjukan sandiwara, bermain boneka, pameran dan lain-lain.

 

Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian Berdasarkan Jumlah Sasaran

Berdasarkan jumlah sasaran, metode penyuluhan  digolongkan menjadi tiga, yaitu metode massal, metode kelompok dan metode perseorangan.

-   Metode penyuluhan massal digunakan oleh penyuluh untuk menyampaikan pesan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada sasaran dalam jumlah besar pada waktu hampir bersamaan.  Contoh metode ini adalah: pidato dalam pertemuan besar, siaran pedesaan melalui radio dan televisi, pertunjukkan wayang, sandiwara atau dagelan, penyebaran selebaran dari udara, penempelan poster, pembentangan spanduk dan lain-lain.

-  Metode penyuluhan kelompok digunakan oleh penyuluh untuk menyampaikan pesan kepada kelompok tani nelayan.  Metode ini disesuaikan dengan keadaan norma dan adat istiadat masyarakat pedesaan yang terbiasa hidup berkelompok, bermusyawarah dan bergotong-royong.  Contoh dari metode penyuluhan kelompok antara lain: pertemuan kelompok, demonstrasi, widyawisata, diskusi, kursus tani, pameran dan sebagainya.

-  Metode penyuluhan perseorangan dilakukan apabila penyuluh menyampaikan pesan secara langsung maupun tidak langsung kepada masing-masing petani.  Misalnya dengan melakukan kunjungan rumah, kunjungan usahatani, pengiriman surat ataupun melalui hubungan telepon.

 

Klasifikasi Metode Penyuluhan Pertanian Berdasarkan Indera Penerima

Berdasarkan indera penerima metode penyuluhan dibagi ke dalam tiga golongan yaitu metode penyuluhan yang dapat dilihat, dapat didengar dan dapat dilihat sekaligus didengar.

-  Metode penyuluhan yang dapat dilihat, pesan penyuluhan diterima sasaran penyuluhan melalui indera penglihatan, misalnya: metode publikasi barang cetakan, penempelan gambar atau poster, pembentangan spanduk, pertunjukkan film bisu, pameran tanpa penjelasan lisan, dan lain-lain.

-  Metode penyuluhan yang dapat didengar, pesan penyuluhan diterima sasaran penyuluhan melalui indera pendengaran, misalnya: siaran lewat radio, penjelasan tatacara bertani melalui tape recorder, hubungan melalui telepon, pidato, ceramah, dan lain-lain.

-  Metode penyuluhan yang dapat dilihat dan didengar, pesan penyuluhan diterima sasaran penyuluhan baik melalui indera penglihatan maupun indera pendengaran sekaligus, Contohnya adalah pertunjukan film bersuara, siaran lewat televisi, wayang, sandiwara boneka, demonstrasi, pameran dengan penjelasan lisan, dan lain-lain.