wpce5fac1c.png







wpf29b5c9f.png
wpe69f16cc.png

Karakteristik Populasi

 

Di dalam suatu ekosistem alami atau pertanian (agroekosistem), beragam jenis makhluk hidup akan membentuk suatu komunitas yang terdiri atas populasi-populasi dari jenis yang berbeda.
 

Karakteristik Populasi adalah :

1.   kepadatan (jumlah individu per satuan luas atau volume),

2.   struktur umur (proporsi individu pada setiap kelas umur atau tahap kehidupan),

3.   laju kelahiran

4.   laju kematian

 

Keberhasilan pengelolaan hama sangat tergantung pada pemahaman terhadap karakteristik yang dimiliki oleh populasi makhluk hidup yang menghuni suatu agroekosistem. Misalnya, dengan mengetahui struktur umur populasi hama akan dapat menunjukkan potensi kerusakan pada tanaman budidaya. Sebagai contoh, jika hama daun kubis Plutella xylostella yang dijumpai sebagian besar adalah dewasa, maka kerusakan langsung tidak mungkin terjadi pada saat itu, karena yang menjadi hama adalah larvanya.

Sebaliknya, jika diketahui kepadatan larvanya, maka dapat memperkirakan potensi kerusakan yang akan muncul kemudian. Dengan demikian dapat dilakukan tindakan yang tepat untuk melindungi tanaman. Informasi mengenai laju kematian hama yang diakibatkan oleh kerja musuh alami juga sangat penting di dalam upaya pengendalian hama. Jika musuh alami sudah mampu mengendalikan populasi hama tertentu, maka tidak diperlukan lagi tindakan pengendalian lain untuk mengatasinya.

 

 

 

 

 

wp72768861.png
wp2a077347.png

© 2007 Pengendalian Hayati

Made by FMIPA