Mengelola waktu belajar bukan berarti kehilangan waktu
luang untuk bersenang-senang. Bukan pula berarti bahwa waktu dalam 24 jam per hari harus
dihabiskan untuk belajar. Justru sebaliknya. Prinsip utama dari pengelolaan waktu secara
efektif adalah pembagian waktu yang efektif untuk kegiatan-kegiatan yang meliputi: waktu
untuk belajar, waktu untuk bekerja dan kegiatan sosial maupun waktu bagi diri sendiri
untuk bersantai.
Bagaimanapun waktu untuk bersantai diperlukan oleh seorang mahasiswa
selain waktu untuk belajar. Sebagian waktu untuk bersantai tersebut diperlukan untuk
mengembalikan energi yang sudah terpakai untukbelajar dan bekerja. Baik belajar maupun
bekerja membutuhkan energi yang tidak sedikit, terutama untuk berkonsentrasi dalam
mengerjakan sesuatu. Energi yang terpakai untuk berkonsentrasi ini harus diganti. Jika
tidak, maka sangat mungkin sekali seseorang mengalami perasaan tertekan atau stres.
Kiat utama untuk mengelola waktu belajar adalah kombinasi dari fleksibilitas
dan disiplin. Seringkali jadwal belajar telah disusun, namun kemudian
ada kegiatan mendadak yang harus Anda ikuti (misalnya: ada keluarga yang membutuhkan
pertolongan Anda). Anda diharapkan tetap berdisiplin namun sekaligus fleksibel untuk
mengganti waktu yang hilang tersebut dengan mencari waktu lain.