UT Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Baru Usia Muda

penyerahan-beasiswa-bidik-misi-wamendikbud-csr-mitra-dies-natalis-ut-28

TANGERANG – Melalui Program Bidikmisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Terbuka (UT) memberikan beasiswa kepada 150 mahasiswa baru UT lulusan tahun 2011 dan 2012. Selain beasiswa Bidikmisi, UT juga bekerjasama dengan Mitra UT dalam menambah jumlah beasiswa bagi mahasiswa baru UT melalui program CSR – Corporate Social Responsibility diantaranya dengan Bank BRI, Mandiri, Bank BTN dan Kantor Pos.

Dalam peringatan Dies Natalis UT ke-28, Selasa (4/9) Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed. PhD secara simbolis pemberian beasiswa tersebut diberikan kepada perwakilan mahasiswa dari Unit Pembelajaran Jarak Jauh (UPBJJ) Bogor, disaksikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim.

“Untuk tahun depan, UT ingin memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari Bidikmisi yang jumlahnya lebih banyak lagi. Apalagi, Kemendikbud sudah menyetujui rencana ini mengingat banyak mahasiswa dan calon mahasiswa UT yang tidak mampu. Begitu juga dengan beasiswa dari CSR, UT akan mendorong perusahaan mitra mengalokasikan dananya bagi mahasiswa UT,” jelas Rektor UT, Tian Belawati. Menurut dia, Universitas Terbuka (UT) belakangan ini banyak diminati mahasiswa yang tidak hanya berusia 40 tahun ke atas, melainkan juga usia di bawah 30 tahun. Hal ini menunjukan animo mahasiswa masuk UT saat ini tidak lagi didominasi mahasiswa berusia lanjut.

Dalam tiga tahun terakhir ini UT terus mensosialisasikan kepada masyarakat menjaring lulusan SLTA yang fress graduate (yang baru lulus). Hingga saat ini sudah ada sekitar 50.000 mahasiswa UT yang lulusan SLTA. Namun baru pada tahun ajaran 2012/2013 ini UT memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang lulusan SLTA, termasuk diantaranya lulusan program paket C.

Di samping itu, jelas Professor Tian, untuk menjaring lebih banyak lagi lulusan SLTA yang tidak tertampung di perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya, UT mulai 2012 ini mengikuti atau bergabung dalam program UMB-PT (ujian masuk bersama perguruan tinggi).

“Dari 946 peserta yang mendaftar ke UT di 20 wilayah kerja UT Daerah (UPBJJ – Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh) UT, terjaring 360 calon mahasiswa baru, sedangkan sekitar 890 calon mahasiswa lainnya terjaring melalui seleksi khusus. Dari jumlah tersebut, setidaknya ada 150 mahasiswa baru yang akan diberikan beasiswa oleh mendikbud,” jelasnya. Sebab, katanya, selama ini banyak lulusan SLTA karena kondisi tertentu, seperti biaya, waktu dan geografis tidak bisa kuliah. Sementara pemerintah sendiri menargetkan angka partisipasi lebih dari 30 persen. “Karena itulah, UT berusaha untuk mengakomodasi mereka sehingga bisa mengenyam pendidikan S1,” jelasnya.

Mengenai program studi yang banyak diminati mahasiswa UT, Tian mengemukakan, dari delapan program studi yang tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ekonomi (FEKON) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), program studi akuntasi, manajemen dan akuntansi bisnis yang banyak peminatnya. Mereka tersebar di Jakarta, Makassar dan Medan.***

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn