Puncak Peringatan Dies Natalis UT ke-33

Pada tanggal 4 September 2017 ini, genap sudah 33 tahun usia Universitas Terbuka (UT). Dengan demikian, sudah sepertiga abad UT memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, khususnya dalam menyediakan pendidikan bersistem terbuka dan jarak jauh. Setelah sebelumnya diadakan serangkaian acara Peringatan Dies Natalis ke-33 yang dibuka pada Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu, acara pada 4 September ini adalah acara puncak dan utama dari Peringatan Dies Natalis UT tersebut. Setidaknya ratusan orang yang merupakan karyawan UT pusat, UPBJJ sekitar, dan mitra UT, hadir di gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC).

Peringatan Dies Natalis UT tahun ini mengambil tema “UT Membangun Karakter Mandiri Bangsa”. Pengambilan tema ini bukan tanpa alasan, selama 33 tahun ini UT telah menyediakan layanan pendidikan berbasis pendidikan jarak jauh kepada rakyat Indonesia. Sistem jarak jauh ini membuat mahasiswa UT berkompeten untuk dapat belajar secara mandiri dengan menggunakan berbagai modus layanan bantuan belajar. Karakter mandiri inilah yang dibutuhkan di Indonesia, terlebih di era global yang serba digital saat ini.

Rektor UT Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D. dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kontribusi para pendahulunya, para rektor periode sebelumnya dan para pimpinan UT terdahulu yang telah mengembangkan UT hingga menjadi seperti saat ini, serta seluruh keluarga besar UT dari pusat hingga daerah terluar Indonesia.

Menyinggung soal kemandirian bangsa, Rektor yang baru dilantik 26 Juli lalu ini menerangkan, dalam rangka mengawal upaya pembangunan karakter mandiri bangsa tersebut, UT berusaha untuk melakukan inovasi di berbagai bidang, baik akademik, manajemen, dan tata kelola keuangan, kemahasiswaan, maupun bidang kerja sama dan kemitraan dalam ranah nasional maupun internasional. “Kami sangat menyadari bahwa jejaring kemitraan dengan seluruh stakeholders merupakan faktor penting bagi keberhasilan setiap langkah inovasi UT” tuturnya.

Pidato_Rektor_UT_dan_Pemberian_Penghargaan

Dalam Acara Puncak ini pula, UT mempersembahkan buku yang mendokumentasikan kepedulian UT terhadap pelestarian lingkungan dan bumi Indonesia. Buku yang diberi judul “UT Membangun Karakter Mandiri Bangsa untuk Melestarikan Bumi” ini dibagi dalam dua bab, yakni UT Menuju Green Campus, serta Penghijauan dan Rehabilitasi Lingkungan. Pada tahun 2017 ini, untuk meningkatkan peringkat UT dalam penilaian UI GreenMetric, yang merupakan standar penilaian Green Campus dunia, UT melanjutkan program Go Green dengan membangun tempat pengolahan sampah organik.

Selain itu, untuk para calon mahasiswa, UT meluncurkan produk layanan baru berupa Kredit Pendidikan. Produk layanan ini merupakan kerja sama antara UT dengan Bank Mandiri dan BTPN. Produk ini tidak lain adalah sebuah layanan kemudahan bagi mahasiswa atau calon mahasiswa UT yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana di UT. Rencananya, produk ini akan mulai dijalankan di awal 2018 mendatang.

Sebagai bentuk apresiasi UT kepada mitra dan karyawannya, dalam acara tersebut diadakan pula penganugerahan UT Awards dan Rector Awards. Tahun ini UT Awards jatuh kepada mitra-mitra terbaik UT, yakni Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr Saiful Rachman, MM., M.Pd. sebagai Juara I, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Bangka Belitung Drs. Muhammad Soleh, M.M. sebagai Juara II, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi sebagai Juara III.

Sedangkan Rector Awards diberikan kepada pegawai UT yang dirasa memenuhi kriteria dalam setiap kategori. Untuk kategori UPBJJ-UT Terbaik, Rector Award jatuh kepada UPBJJ-UT Surabaya sebagai Juara I, UPBJJ-UT Semarang sebagai Juara II, UPBJJ-UT Padang sebagai Juara III. Dalam kategori Koordinator UPBJJ-UT Berprestasi, Rector Award jatuh kepada Dra. Sri Sumiyati, M.M. yang merupakan Koordinator Registrasi dan Ujian UPBJJ-UT Semarang. Kategori Dosen Berprestasi, Rector Award jatuh kepada Dr. R. Benny Agus Pribadi, M.A dari FKIP-UT. Dalam kategori Ketua Program Studi Berprestasi, Rector Award jatuh kepada Rini Dwiyani Hadiwidjaja, S.E., M.Si. yang merupakan Ketua Jurusan Akuntansi dan Mengelola Program Studi S1 Akuntansi pada Fakultas Ekonomi (FE) UT. Untuk kategori Tenaga Pendidikan Pengelola Keuangan Berprestasi, Rector Award jatuh kepada Safruddin, S.E. dari UPBJJ-UT Makassar. Kategori Tenaga Administrasi Akademik Berprestasi, Rector Award jatuh kepada Najmudin, S.Si. yang merupakan Kepala Sub Bagian Administrasi Ijazah dan Transkrip pada Bagian Administrasi Kelulusan. Dalam kategori Tenaga Pendidikan Pengelola Aset Berprestasi, Rector Award jatuh kepada Endang Maman Rukmana dari Bagian Perencanaan dan Kerjasama BAAPM. Untuk kategori Pegawai Teladan, Rector Award jatuh kepada I Made Gunawan Sanjaya, S.T dari UPBJJ-UT Makassar.